header

Perpanjangan STNK Cukup 30 Menit

>> 29 Januari 2011


Baru tahu kalo perpanjangan STNK cuma butuh waktu setengah jam. Selama ini stigma yang melekat pasti ribet dan lama, makanya bertahun tahun punya kendaraan bermesin selalu urus STNK via biro jasa atau calo. Tentu dengan biaya yang lebih mahal antara 30 ribu sampe 50 ribu. Tapi biro jasa deket rumah yang saya pake tahun kemaren bener bener "ngehe" masa buat jasanya aja musti bayar 100 ribu dengan alasan buat beli materai, fotokopi berkas dan biaya administrasi. padahal tarif jasa resminya cuma 30 ribu. So daripada dikibulin lagi, tahun ini saya coba urus sendiri itung-itung pengalaman.

Syarat yang dipersiapkan cuma KTP asli, BPKB+STNK asli plus duit tentunya. Semua berkas tadi wajib difotokopi. Saran saya mending fotokopinya di tempat fotocopy yang ada di samsat, semua berkas udah diurutin dan dimasukkan ke dalam stopmap sama tukangnya. Berhubung domisili saya di Tangerang Kota maka meluncurlah saya ke samsat Cikokol, pas lagi copy berkas sama abangnya dikasih tahu kalo untuk pengurusan STNK Kecamatan Cipondoh, Ciledug, Karangtengah, dan Pinang dilayani di Samsat Ciledug.

Ok singkatnya saya harus pindah ke samsat Ciledug, disambut dengan banner di pintu masuk "Perpanjangan STNK maksimal 60 Menit setelah berkas lengkap". Coba saya buktikan:
. 10.05 Menyerahkan berkas ke loket Pengambilan Formulir di Lt 1
. 10.10 Nunggu lima menit langsung dipanggil
. 10.15 Berkas diserahkan ke Loket Daftar Ulang di Lt 2
. 10.20 Dipanggil untuk Cek BPKB asli
. 10.30 Dipanggil ke Loket kasir buat bayar PKB
. 10.35 Dipanggil untuk ambil STNK

Ternyata benar kurang dari 60 menit, padahal yang ngurus STNK lumayan rame maklum hari sabtu. Satu lagi di lantai 2 disediakan tempat bermain anak, jadi pengunjung yang bawa krucil bisa memanfaatkan sembari menunggu proses di Samsat. Di sekitar lokasi juga tidak tampak calo berkeliaran. Total biaya diluar tarif pajak cuma 7000 rupiah saja, goceng buat potokopi dan stopmap sisanya buat parkir.

Read more...

Gowes Rutin BAB Lancar

>> 18 Januari 2011

Satu lagi bukti empiris manfaat B2W yang saya rasakan. Gowes pagi bikin BAB a.k.a buang air besar alias pup alias rekob jadi lancar. Semenjak break gowes pasca operasi tiga bulan yang lalu ritme biologis saya ternyata berantakan, panggilan alam itu datang suka suka kadang pagi kadang sore kadang malem.Seringkali malah produksi limbah itu berhenti alias macet. Syukur seminggu ini setelah mulai rutin B2w lagi ritme itu kembali normal. Sampai di kantor sebelum mandi pasti pengen bang bing bung kita nabung.

Saya belum gugling dan kayaknya gak perlu riset untuk membuktikan hubungan gowes dan pup wong ini cuma perasaan saya saja kok. Praduga saya sih karena otot-otot pencernaan kita ikutan bergerak dan berkontraksi selama gowes. Sebab lain karena lubang knalpot kita kesodok-sodok sama sadel sehingga "emas organik" itu buru buru mau keluar hehehehehehe.

So,buat anda yang ritme biologisnya acak adut coba aja gowes rutin tiap pagi, muter muter komplek aja juga gapapa, kalo beruntung pasti septikteng anda cepat penuh. Its work on me.

Read more...

Alternatif Rear Rack dan Fender Untuk Seli

>> 08 Juni 2010

Beberapa seli seperti Dahon Eco3, Dahon Speed P8 dan Downtube Nova dari pabriknya memang tidak dilengkapi dengan rear rack dan fender. Walhasil bagi sebagian pemilik seli tersebut, ketiadaan rear rack dan fender cukup merepotkan. Pada saat turun hujan cipratan air kotor dari ban depan maupun belakang nyaris tak bisa dihindari. Pun demikian saat harus membawa barang atau baju ganti buat ber-B2W, terpaksa harus pake ransel atau backpack. Penggunaan backpack/ransel untuk gowes dalam jangka waktu yang cukup lama atau jarak yang cukup jauh seringkali menimbulkan pegal di pundak atau punggung. Bagi pecinta touring/bike packer membawa beban atau barang di rear rack tentu menjadi keharusan.

Jika berminat menambahkan rear rack atau fender untuk seli kesayangan, para pengguna seli sering dihadapkan pada susahnya mendapatkan kedua barang tersebut. kalaupun ada harganya (menurut ukuran kantong saya) cukup mahal. Sebut saja rear rack ArchLite yang merupakan aksesoris original Dahon dibanderol 450 ribu, atau Topeak Tourist DX yang dibanderol sekitar 375 ribu. Untuk fender rasanya tidak ada pilihan lain selain SKS fender seharga 350 ribu sepasang.


Alternatif Fender dan Rear rack Murmer

Jika fungsi dan harga menjadi prioritas anda dalam memilih rear rack maka rak Polygon seharga 75 ribu ini layak dipilih. Keunggulan rak ini selain harganya yang murah serta mudah didapat adalah tiang penyangganya cukup tinggi mirip Topeak Tourist
DX sehingga siap untuk dipasangi side pannier. kekuatan rak ini juga tak perlu diragukan maklum bahannya benar benar dari besi.Salah satu kekurangannya mungkin beratnya yang nyaris 1.5 kilo.

Berikut ini contoh aplikasi rak polygon di Eco3 saya


Untuk fender atau spakbor bisa dicoba dengan fender sepeda mini seperti gambar dibawah ini. bahannya terbuat dari stainless steel. dipasaran ada dua model model yang lebar dan yang ramping. Model yang ramping nampak lebih stylish dan cocok dipasangkan di seli, harganya 35 ribu sepasang untuk model lebar dan 55 ribu untuk yang ramping. Kebetulan saya baru saja mendapatkan spakbor ini di toko sepeda Roda jaya meruya. Jika anda kurang sreg dengan warna stainless steel yang kinclong, tinggal dilapis dengan stiker untuk bodi motor sesuai dengan warna favorit anda atau disesuaikan dengan warna bodi seli.


Read more...
Bike To Work

  © Free Blogger Templates Autumn Leaves by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP