header
Tampilkan postingan dengan label My Opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Opinion. Tampilkan semua postingan

Penjualan Sepeda Motor Akan Tembus 500.000 Unit

>> 31 Juli 2009

Sungguh fantastis 500.000 unit alias setengah juta motor diperkirakan bakal berlalu lalang di jalanan hanya dalam tempo satu bulan (Kompas 27/07/2009) , artinya rata rata tiap hari sekitar 16.666 unit motor yang berpindah ke tangan konsumen. Di Jakarta saja saat ini pengajuan permintaan STNK baru untuk motor sekitar 1.500 buah per hari, artinya dalam satu bulan sekitar 45.000 motor merangsek mencari jalur di jalanan kota Jakarta yang semakin sesak. Tidak menyisakan sedikitpun space buat sepeda dan pejalan kaki.

Read more...

Pak Polisi Jagoan

>> 13 April 2009

Pagi ini sekitar jam 7 pagi melintas di perempatan lampu merah Pos Pengumben menuju arah Permata Hijau. Dari kejauhan saya lihat ada pak polisi dan pengendara motor berhenti di trotoar, wah pasti kena tilang tuh pikir saya. Namun yang bikin kaget pak polantas itu mendorong pengendara motor sampai beliau dan motornya terjatuh. Karena gak terima dengan perlakuan kasar pak polantas, bapak pengendara motor balas melawan dengan memukulkan helmnya. Baku hantam pun tak terelakkan dan menarik perhatian pengguna jalan yang sedang ramai. Sampai akhirnya ada bapak-bapak yang menengahi. Pak Polantas lantas meninggalkan korban sambil mengacung-acungkan tangan dan memaki, segera menghidupkan motor RX King hitamnya dan ngacir ke arah permata hijau. Sampai di lampu merah RS Permata Hijau saya lihat pak polantas yang tadi sudah memarkirkan motornya dan siap-siap bertugas. Dengan sengaja laju sepeda saya perlambat, sekelebatan saya lirik pak polisi tersebut, sayang wajahnya tertutup helm dan masker. Nama di seragamnya pun tertutup rompi kuning, namun saya masih ingat betul plat nomor RX King hitamnya, B 5154 CM.

Tidak jelas memang pemicu kejadian tersebut namun apapun alasannya - tanpa bermaksud memihak bapak pengendara motor tadi - tidak sepantasnya seorang hamba hukum seperti Pak Polantas bertindak sewenang-wenang terhadap pengguna jalan. Apa jadinya jika seorang pengayom masyarakat justru menjadi ancaman bagi masyarakat.

(Gambar hanya untuk ilustrasi diambil di sini)

Read more...

Hati Hati Ranjau Paku

>> 20 Maret 2009

Sudah dua hari ini gowes melintasi flyover senayan ke arah gatot subroto dan menemukan puluhan paku berserakan. Paku-paku berukuran kurang lebih 2 centimeter dan terlihat masih baru tersebut ditebar dalam jarak 10 meter disisi paling kiri jalan. Entah siapa pelakunya yang jelas udah dua pengendara motor yang terlihat menuntun motornya akibat kempes ban. Dan dari pengamatan saya cuma ada satu tambal ban di sepanjang jalur flyover senayan sampai semanggi letaknya di seberang Hotel Sultan tepat di belakang halte. Bukan menuduh dan bukan berprasangka. Usut punya usut ternyata ranjau paku sudah jadi fenomena umum di jalanan Jakarta. Menurut data Traffic Management Centre yang dirilis disini terdapat setidaknya 25 titik rawan ranjau paku

Jakarta Pusat (5 Titik)

  1. Jalan Majapahit (dari Tanah Abang menuju Harmoni)
  2. Tugu Tani (dari Kebon Sirih menuju Senen)
  3. Ruas dari Senen menuju Jalan Merdeka Selatan
  4. Putaran di dekat Kedubes Amerika Serikat
  5. Jalan Layang Senen

Jakarta Utara (3 Titik)
  1. Jalan Perintis Kemerdekaan arah Pulogadung
  2. Jalan Yos Sudarso arah Tanjung Priok
  3. Jalan Enggano dari terminal menuju Pos 8 Tanjung Priok

Jakarta Timur (4 Titik)

  1. Jalan Pahlawan Revolusi arah Pulogadung
  2. Jalan MT Haryono setelah Jalan Layang Cawang
  3. Jalan Pramuka di kedua arah
  4. Jalan Perintis Kemerdekaan arah Cempaka Putih

Jakarta Selatan (13 Titik)

  1. Jalan Layang Permata Hijau arah Pondok Indah (depan Masjid Istiqomah)
  2. Ruas jalan dari Pondok Indah menuju perempatan lampu merah Kostrad
  3. Jalan Prof Dr Satrio
  4. Terowongan Casablanca
  5. Jalan Gatot Subroto (dekat Bank Mandiri sebelum Polda Metro Jaya)
  6. Semanggi menuju Kuningan serta arah sebaliknya
  7. Kebayoran Lama arah Pakubuwono
  8. Perempatan merah Fatmawati arah Trakindo
  9. Jalan Layang Jagakarsa arah Ranco
  10. Jalan Buncit Raya arah Mampang dan sebaliknya
  11. Jalan Kemang arah Blok O
  12. Jalan TB Simatupang (terutama dekat Jalan Layang Lenteng Agung arah Pasar Minggu)
  13. Ruas jalan dari Menara Saidah arah Kuningan

Jakarta Barat (3 Titik)

  1. Jalan S Parman arah Slipi (termasuk Jalan Layang Slipi)
  2. Perempatan lampu merah Slipi arah Tomang
  3. Jalan Layang Pesing
Jadi siapapun anda wasapada dan berhati-hatilah.

Read more...

Masinis Baru Harapan Baru

>> 25 Februari 2009

Hari ini terjadi pergantian masinis baru di jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI). Mudah-mudahan pergantian ini bukan sekedar refreshment belaka namun mampu memperbaiki kinerja satu- satunya perusahaan sepur di Indonesia itu. Dari sudut pandang saya sebagai mantan karyawan PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad) yang wira-wiri menyusuri rel selama 4 tahun dari Semarang ke Jakarta terdapat beberapa hal yang harus dibenahi agar PT KAI agar kembali menjadi primadona :
  1. Ketepatan waktu, inget banget sama lagunya Iwan Fals..."kereta terlambat dua jam itu biasa" dan memang ketepatan waktu adalah masalah klasik yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna jasa kereta api.
  2. Kenyamanan, dengan harga tiket yang menurut saya cukup mahal rasanya kenyamanan menggunakan moda transportasi ini masih jauh panggang dari api. Di kelas eksekutif saja fasilitas penunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan sepertinya kurang terpelihara, lihat saja kondisi fisik kursi penumpang, bantal , selimut serta TV yang sudah uzur dan sering mati. Kondisi kereta kelas bisnis dan ekonomi jauh lebih mengenaskan. Kipas angin mati, tanpa penerangan, toilet pesing, jendela tidak bisa dibuka atau ditutup serta kursi penumpang yang ala kadarnya merupakan sederet fasilitas yng akan anda dapatkan.
  3. Pelayanan, Satu hal yang paling mengusik saya dalam masalah pelayanan ini adalah cara menawarkan makanan kepada penumpang yang tidak jelas, banyak penumpang terkecoh karena menganggap sebagai komplimen, ternyata buntut-buntutnya mesti bayar.
  4. Keamanan, banyaknya calo tiket, penumpang gelap, pedagang asongan bahkan copet , serta taxi gelap yang beroperasi di dalam stasiun dirasakan mengurangi keamanan penumpang mulai dari stasiun keberangkatan, selama perjalanan hingga tiba di tujuan.
  5. Hobi Anjlok, hehehehe kalo untuk yang satu ini saya pilih No Comment deh, saking seringnya kejadian kereta atau rel anjlok. Sudah kaya minum obat saja ...bisa terjadi tiga kali sehari..apalagi di musim hujan seperti saat ini.
Mudah -mudahan masinis yang baru, mampu mengembalikan kereta api menjadi transportasi yang murah, aman, dan nyaman. Sebagaimana janji mereka disini

Read more...

Lagi : Gado- Gado Caleg

>> 23 Februari 2009

Kembali keunikan - mungkin lebih banyak diantara anda yang menyebutnya norak- dari para caleg dalam mengkampanyekan dirinya :

Anaknya aja ganteng, gimana bapaknya?? mungkin itu maksud dan tujuan sang ayah hehehehe.

Eksploitasi anak dibawah umur, bisa-bisa dipanggil komisi perlindungan anak nih. Ma
afkan ayahmu ya nak.


Pak, ongkos delman sampe ke Senayan berapaan yaaa???

Pemirsa *dengan gaya SILET* inilah cover album terbaru DEWA 19.

Nggak banget kaleeeeeeeeeeee !!!!

Metal Coyyyyyy!!!!

Tujuh kali tujuh sama dengan empat sembilan. Setuju gak setuju yang penting penampilan hahahahahah.

Read more...

Gado-Gado Caleg

>> 03 Februari 2009

Bapak yang satu ini bercita-cita jadi superhero. Terbang ke awang-awang yaaa pakkkk.....tapi kalo udah terbang jangan lupa turun trus inget, kalo nanti kepilih pas lagi sidang pikirannya jangan ke awang-awang, andj angan terbang untuk study banding ke luar negeri mulu yaaa he he he he.

Power of Creativity??? Kalo "Kreativifitas Memberantas Korupsi" saya dukung pak. Tapi jangan bikin kreasi-kreasi yang bikin susah dan merugikan rakyat yaaa ntar malah ditangkep KPK (Komisi Pemberantasan Kreativitas) so buat bapak Waspadalah...Waspadalah

Slogannya "Rakyat bebas dari belenggu penderitaan & Ketidakadilan" tapi nampaknya beliau sendiri belum terbebas dari syndrom tidak percaya diri. Ngapain coba pake bawa-bawa Cynthia Lamusu. Nggak sekalian ditulis "Mertuanya Surya Saputra" ha ha ha ha bikin ngakak aja nih bapak.

Jadi ngebayangin kalo Cynthia Lamusu yang jadi calegnya gimana ya bunyi posternya...hihihi "CYNTHIA LAMUSU, ISTRINYA SURYA SAPUTRA YANG MANTAN SUAMINYA DEWI SANDRA"


Kepalang tanggung Pak, knapa gak sekalian aja ditulis
"Turunan Langsung Nabi Adam"

Kalo ditanya ke si Bapak ini keturunan ke-II nya Prabu Siliwangi siapa kira-kira dia tahu gak yaaa.

Read more...

Kenapa Harus Kuala Lumpur

>> 23 Januari 2009

Hari ini saya harus terbang ke KL alias kuala lumpur. Malaysia. Mencoba menikmati liburan Chineese New Year alias Imlek di negara tujuan utama TKW tersebut.

Kalo boleh milih sih liburan kali ini mending dihabiskan di Indonesia aja, kayak Bali, Lombok, Toraja or sekalian di Raja Ampat.Namun suara terbanyak sudah memutuskan bahwa ritual tahunan kantor kali ini harus ke luar negeri. titik. So jadilah ini trip kedua saya ke KL dan sekitarnya.

Think Possitive aja guys. Yup, nikmati aja and mudah-mudahan ada something new yang bisa saya dapatkan.Lagian Gratis ini he hehe . Mak Cik... I'm Coming . (campur aduk mode on)

Read more...

Help!!!! ...Jam Macet dan Polusi Jadi Lebih Lama

>> 14 Januari 2009

Kebijakan perubahan jadwal masuk anak sekolah jadi jam 6.30 yang berlaku efektif sejak 5 Januari kemaren menurut hemat saya sebagai penyepeda malah tidak efektif. Justru memperpanjang waktu kemacetan serta menambah jam polusi. Bagaimana tidak??? Dari pengamatan saya jika sebelumnya anak sekolah masuk jam 7.00 maka kemacetan dan polusi baru mulai jam 6.00 maka sejak tanggal 5 Januari kemaren kemacetan dan polusi udah mengincar kita sejak jam 5.30, Kenapa Bisa Begitu ????

  1. Perubahan jam masuk lebih awal membuat anak-anak sekolah takut telat, jadi yang biasanya ke sekolah naik kendaraan umum sekarang minta diantar keluarganya. Jika masing masing anak diantar dengan satu motor atau satu mobil, kebayang kan bagaimana kemacetan dan kesemrawutan yang terjadi.
  2. Orang tua yang biasanya naik kendaraan umum terpaksa harus menggunakan kendaraan pribadi baik motor atau mobil buat nganterin anaknya supaya nggak telat Abis itu langsung ke tempat kerjanya soalnya tanggung kalo harus balik lagi ke rumah - apalagi yang jarak rumahnya cukup jauh. Nambah deh penyumbang polusi dan macetnya.
  3. Angkot dan metromini - yang selama ini menjadi penyumbang kemacetan karena gaya slonong boy dan ngetem sembarangan - ikut beroperasi lebih pagi. Hughhh.
Saya yang biasanya bisa menikmati udara segar diatas sepeda dari jam 05.00 sampe jam 06.00 sekarang cuma punya setengah jam buat mendapatkan kemewahan itu.... duh sedihnya...so pesan saya buat para penyepeda, berangkat lebih pagi atau pake maskermu !!

Read more...
Bike To Work

  © Free Blogger Templates Autumn Leaves by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP